SukaMovie

Rekomendasi film terbaik selalu dimulai dengan kalimat yang sama: kalau kamu suka film itu, coba tonton yang ini. SukaMovie menyusun seluruh raknya dari kalimat tersebut. Ada lima belas film yang hampir semua orang kenal, dari Titanic dan The Avengers sampai Laskar Pelangi dan Dilan 1990. Tiap film itu menjadi jangkar sebuah rak suka, dan di belakangnya berdiri sebelas film sejenis yang dipilih redaksi satu per satu. Suka Titanic? Ada sebelas kisah cinta besar. Suka Parasite? Ada sebelas film Korea. Suka The Raid? Ada sebelas film laga Indonesia. Pilih film yang sudah Anda sukai, dan rak itu menunjukkan tontonan berikutnya.

Poster Avengers: Infinity WarSuka The AvengersAvengers: Infinity WarPoster Harry Potter and the Philosopher's StoneSuka Harry PotterHarry Potter and the Philosopher's StonePoster Avengers: EndgameSuka The AvengersAvengers: EndgamePoster Iron ManSuka The AvengersIron ManPoster The Lord of the Rings: The Fellowship of the RingSuka Harry PotterThe Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring

Lima belas rak suka: Anda suka film apa?

Kisah cinta besarSuka Titanic

Lihat semua (12)

Musikal dan komedi romantisSuka La La Land

Lihat semua (12)

Kriminal dan misteriSuka The Godfather

Lihat semua (12)

LagaSuka John Wick

Lihat semua (12)

PetualanganSuka Jurassic Park

Lihat semua (12)

Pahlawan superSuka The Avengers

Lihat semua (12)

Fiksi ilmiahSuka Interstellar

Lihat semua (12)

FantasiSuka Harry Potter

Lihat semua (12)

Animasi keluargaSuka Toy Story

Lihat semua (12)

AnimeSuka Spirited Away

Lihat semua (12)

Film KoreaSuka Parasite

Lihat semua (12)

Kisah cinta IndonesiaSuka Dilan 1990

Lihat semua (12)

Komedi IndonesiaSuka Cek Toko Sebelah

Lihat semua (12)

Drama IndonesiaSuka Laskar Pelangi

Lihat semua (12)

Laga IndonesiaSuka The Raid

Lihat semua (12)

Panduan SukaMovie

SukaMovie: suka film apa?

Kalimat yang memulai semua rekomendasi

Rekomendasi film yang paling berguna jarang datang dari daftar peringkat. Rekomendasi itu datang dari seorang teman yang bertanya lebih dulu: kamu suka film apa? Begitu Anda menyebut satu judul, teman itu langsung tahu arah selera Anda. Kalau suka Titanic, Anda akan menikmati Casablanca. Kalau suka Laskar Pelangi, Anda akan menikmati Sang Pemimpi. Satu film yang disukai adalah peta menuju sebelas film berikutnya.

SukaMovie dibangun dari percakapan itu, dan membaca kata suka di namanya sebagai pertanyaan pembuka. Redaksi memilih lima belas film yang dikenal hampir semua penonton Indonesia, lalu menjadikan tiap film sebagai jangkar sebuah rak. Di belakang tiap jangkar berdiri sebelas film sejenis. Lima belas rak, dua belas film per rak, seluruhnya 180 film.

Anda cukup menemukan satu film yang sudah Anda sukai di papan beranda. Rak di belakangnya menunjukkan tontonan berikutnya. Gagasan ini diuraikan di Suka film apa, dan langkah pertama untuk pengunjung baru ada di Mulai di SukaMovie.

Cara rak suka disusun

Tiap rak suka disusun dengan tiga langkah. Pertama, redaksi memilih film jangkar: film yang dikenal luas dan mewakili satu jenis cerita dengan jelas. Titanic mewakili kisah cinta besar, John Wick mewakili laga, Spirited Away mewakili anime, dan Cek Toko Sebelah mewakili komedi Indonesia. Uraiannya ada di Panduan film jangkar.

Kedua, redaksi memilih sebelas film sejenis, satu per satu, dari katalog yang sudah disaring. Ukurannya adalah kesamaan rasa: jenis cerita, suasana, dan penonton yang dituju. Ketiga, tiap film ditempatkan di satu rak saja, sehingga 180 film itu terbagi rata. Di dalam rak, film jangkar berdiri paling depan, lalu sebelas film lain mengikuti menurut jumlah penilainya.

Pilihan itu adalah bacaan redaksi, dan selera tiap penonton tentu beragam. Karena itu tiap film tetap menampilkan nilai penonton dan sinopsis lengkap, agar Anda dapat menimbang sendiri. Rincian caranya ada di Cara memilih sebelas film.

Seratus delapan puluh film dalam angka

Katalog SukaMovie memuat 180 film dalam lima bahasa: 106 berbahasa Inggris, 48 berbahasa Indonesia, tiga belas berbahasa Korea, dua belas berbahasa Jepang, dan satu berbahasa Prancis. Dua puluh empat judul adalah film animasi. Nilai rata-rata seluruh katalog adalah 7,45 dari sepuluh, dan empat puluh film bernilai 8,0 atau lebih.

Durasi rata-ratanya 126 menit. Bila seluruh film diputar berurutan, lamanya 22.712 menit, atau lebih dari 378 jam: hampir enam belas hari penuh. Film tertua adalah Gone with the Wind dari 1939, yang juga film terpanjang dengan 238 menit. Film termuda adalah Sore: Istri Dari Masa Depan dari 2025, dan film terpendek adalah Before Sunset, dengan 80 menit.

Dekade 2010-an adalah yang paling ramai, dengan 82 film, disusul 2000-an dengan 42 film dan 2020-an dengan 28 film. Dari 1990-an ada tiga belas film, dan dari masa sebelum 1990 ada lima belas film, sebagian besar di rak Titanic, rak La La Land, dan rak The Godfather.

Papan lima belas rak suka

Di bawah pembuka beranda terdapat mosaik lima film yang paling ramai dinilai, lalu papan rak: lima belas kotak yang masing-masing memuat nama sebuah rak suka dan jenis ceritanya. Sembilan kotak pertama, bergaris biru, adalah rak film Barat. Dua kotak berikutnya, bergaris merah, adalah rak Jepang dan Korea. Empat kotak terakhir, bergaris kuning, adalah rak film Indonesia.

Menekan sebuah kotak membawa Anda ke rak tersebut. Di beranda, tiap rak tampil sebagai sebaris kartu film yang dipimpin film jangkarnya, dan tautan Lihat semua membuka kedua belas filmnya. Cara membaca kartu dijelaskan di Kartu film.

Suka Titanic: kisah cinta besar

Titanic adalah ukuran bagi semua kisah cinta di layar lebar: dua orang dari dunia berbeda, waktu yang sempit, dan latar yang lebih besar dari mereka. Film James Cameron dari 1997 itu berjalan 194 menit dan dinilai hampir 28 ribu penonton. Rak di belakangnya memuat sebelas kisah cinta yang berani tampil sama besar.

Ada Casablanca dari 1943, dengan nilai 8,1, dan Gone with the Wind dari 1939, dua film yang mengajari Hollywood cara berpisah. Ada The English Patient dan Out of Africa, dua kisah cinta dewasa di bawah langit Afrika. Ada The Shape of Water, Slumdog Millionaire, dan Shakespeare in Love. Untuk rasa yang lebih ringan tersedia Crazy Rich Asians dan Flipped.

Dua film Richard Linklater, Before Sunrise dan Before Sunset, berdiri di rak ini sebagai kebalikan Titanic yang paling manis: dua orang, satu kota, dan percakapan sepanjang malam. Nilai rata-rata rak ini 7,56, dan tiga filmnya bernilai 8,0 atau lebih. Rentang tahunnya paling panjang di SukaMovie, 79 tahun.

Suka La La Land: musikal dan komedi romantis

La La Land dari 2016 mengingatkan penonton bahwa orang masih boleh bernyanyi di tengah jalan raya. Rak di belakangnya menggabungkan dua jenis film yang sama-sama membuat pulang dengan hati ringan: musikal dan komedi romantis.

Dari sisi musikal ada The Sound of Music dari 1965, West Side Story dari 1961, Grease, Sing Street, Pitch Perfect 2, dan musikal berisi lagu-lagu ABBA dari 2008. Dari sisi komedi romantis ada Notting Hill, The Holiday, Midnight in Paris, Music and Lyrics, dan kisah dua pemilik toko buku yang berkirim surat elektronik pada 1998.

Nilai rata-rata rak ini 7,24, dengan La La Land dan Sing Street berbagi nilai tertinggi, 7,9. Durasi rata-ratanya 123 menit, dan The Sound of Music, dengan 174 menit, adalah yang terpanjang. Rak ini cocok untuk malam ketika Anda ingin ditemani lagu.

Suka The Godfather: kriminal dan misteri

The Godfather dari 1972 adalah film bernilai tertinggi di SukaMovie, dengan 8,7. Kisah keluarga Corleone itu menjadi jangkar bagi rak yang paling tinggi nilainya: rata-rata 7,89, dengan enam dari dua belas film bernilai 8,0 atau lebih.

Lanjutannya, The Godfather Part II, berdiri di rak yang sama dengan nilai 8,6. Sesudah itu rak bergerak dari mafia ke penyelidikan: The Silence of the Lambs dengan 8,3, The Departed dengan 8,2, Joker dengan 8,1, dan The Sting dengan 8,0. Dua film lama dari 1970-an, The Sting dan The French Connection, menjaga akar rak ini.

Bagi penyuka teka-teki tersedia Gone Girl, Sherlock Holmes, Knives Out, dan Glass Onion: A Knives Out Mystery, sedangkan Argo membawa ketegangan ke ranah sejarah. Durasi rata-rata rak ini 139 menit, dan The Godfather Part II, dengan 202 menit, adalah yang terpanjang.

Suka John Wick: laga

John Wick dari 2014 membuktikan bahwa film laga cukup memerlukan alasan sederhana dan koreografi yang jernih. Rak di belakangnya memuat sebelas film dengan janji yang sama: gerak yang terus maju.

Mad Max: Fury Road adalah film dengan penilai terbanyak di rak ini, hampir 25 ribu, dan Gladiator memegang nilai tertinggi, 8,2. Dua lanjutan The Matrix dari 2003 berdiri berdampingan. Dunia agen rahasia diwakili Spectre dan Mission: Impossible - Ghost Protocol, dan sisi jenakanya diwakili Rush Hour serta Red Notice.

The Hurt Locker membawa ketegangan penjinak bom, dan Ballerina dari 2023, satu-satunya film Korea di sembilan rak Barat, menampilkan balas dendam seorang mantan pengawal. Nilai rata-rata rak ini 7,08, dan durasi rata-ratanya 123 menit.

Suka Jurassic Park: petualangan

Jurassic Park dari 1993 adalah petualangan dalam bentuk paling murni: sebuah pulau, sebuah gagasan besar, dan sesuatu yang lepas kendali. Rak di belakangnya adalah rak Steven Spielberg. Lima dari dua belas filmnya ia sutradarai sendiri.

Selain Jurassic Park, karya Spielberg di rak ini adalah Indiana Jones and the Last Crusade, Indiana Jones and the Temple of Doom, Ready Player One, dan War of the Worlds. Di sampingnya berdiri Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl, film dengan penilai terbanyak di rak ini, serta Jumanji dan Jumanji: Welcome to the Jungle.

Rak ini dilengkapi Jurassic World: Fallen Kingdom, Transformers, Charlie and the Chocolate Factory, dan Cast Away, petualangan paling sunyi di antara semuanya. Nilai rata-rata rak ini 7,27, dan durasi rata-ratanya 127 menit. Jurassic Park memegang nilai tertinggi, 8,0.

Suka The Avengers: pahlawan super

The Avengers dari 2012 membuktikan bahwa enam pahlawan dari enam film berbeda dapat berbagi satu layar. Rak di belakangnya adalah rak paling ramai di SukaMovie: kedua belas filmnya masing-masing dinilai lebih dari dua puluh ribu penonton.

Dari jagat Marvel ada Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame, keduanya bernilai 8,2, serta Iron Man, Black Panther, Spider-Man: Homecoming, Doctor Strange, dan Thor: Ragnarok. Dari luar jagat itu ada Deadpool dan Logan, dua film pahlawan super untuk penonton dewasa, serta The Dark Knight Rises dan Wonder Woman dari jagat DC.

Nilai rata-rata rak ini 7,70, dan tiga filmnya bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 139 menit, dengan Avengers: Endgame sebagai yang terpanjang, 181 menit. Seluruh film di rak ini dirilis antara 2008 dan 2019.

Suka Interstellar: fiksi ilmiah

Interstellar dari 2014 adalah film dengan penilai terbanyak di seluruh SukaMovie, lebih dari 41 ribu, dan nilainya 8,5. Kisah seorang ayah yang menembus lubang cacing itu menjadi jangkar bagi rak fiksi ilmiah, tempat pertanyaan besar bertemu layar besar.

James Cameron menyumbang dua film, Avatar dan Avatar: The Way of Water. Galaksi yang jauh menyumbang tiga: Star Wars dari 1977, The Empire Strikes Back dengan nilai 8,4, dan Rogue One: A Star Wars Story. Gurun Arrakis hadir lewat Dune, dan masa depan yang muram lewat The Hunger Games dan Oblivion.

Sisi yang lebih riang diisi Men in Black, Pacific Rim, dan The Fifth Element, satu-satunya film berbahasa asli Prancis di katalog. Nilai rata-rata rak ini 7,61, dan durasi rata-ratanya 140 menit. Avatar: The Way of Water, dengan 192 menit, adalah yang terpanjang.

Suka Harry Potter: fantasi

Harry Potter and the Philosopher's Stone dari 2001 membuka pintu sekolah sihir bagi satu generasi penonton. Rak di belakangnya adalah rak dengan film terpanjang di SukaMovie: rata-rata 152 menit, karena dunia fantasi memerlukan waktu untuk dibangun.

Tiga film Harry Potter berikutnya berdiri di rak ini, dari kamar rahasia sampai piala api, bersama Fantastic Beasts and Where to Find Them. Dari Dunia Tengah datang ketiga film The Lord of the Rings, dengan The Lord of the Rings: The Return of the King memegang nilai tertinggi, 8,5, serta The Hobbit: An Unexpected Journey.

Tiga dongeng Disney dengan pemeran manusia melengkapinya: Maleficent, Beauty and the Beast, dan Aladdin. Nilai rata-rata rak ini 7,72, dan empat filmnya bernilai 8,0 atau lebih. Peter Jackson menyutradarai empat film, dan Chris Columbus dua film.

Suka Toy Story: animasi keluarga

Toy Story dari 1995 adalah film panjang pertama yang seluruhnya dibuat dengan animasi komputer, dan dengan 81 menit ia termasuk film terpendek di SukaMovie. Rak di belakangnya memuat animasi yang dinikmati anak dan orang tua pada saat yang sama, masing-masing dengan alasan berbeda.

Tujuh film datang dari Pixar: Toy Story, Inside Out, Up, Coco, Finding Nemo, The Incredibles, dan Ratatouille. Dari studio lain ada Shrek, Kung Fu Panda, Zootopia, Frozen, dan Spider-Man: Into the Spider-Verse, yang memegang nilai tertinggi rak ini, 8,4.

Nilai rata-rata rak ini 7,83, kedua tertinggi di SukaMovie, dan empat filmnya bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 101 menit, terpendek di antara semua rak. Pete Docter dan Brad Bird masing-masing menyutradarai dua film.

Suka Spirited Away: anime

Spirited Away dari 2001 adalah pintu masuk paling terkenal ke dunia anime: seorang gadis kecil, sebuah pemandian para dewa, dan nilai 8,5. Rak di belakangnya memuat sebelas film anime, dari karya klasik studio Ghibli sampai film layar lebar dari serial masa kini.

Hayao Miyazaki hadir tiga kali, lewat Spirited Away, My Neighbor Totoro dari 1988, dan The Boy and the Heron dari 2023. Makoto Shinkai hadir dua kali, lewat kisah dua remaja yang bertukar tubuh dari 2016, yang juga bernilai 8,5, dan Suzume. Mamoru Hosoda menyumbang Summer Wars.

Dari serial populer datang Jujutsu Kaisen 0, One Piece Film Red, SPY x FAMILY CODE: White, dan Black Clover: Sword of the Wizard King. Dua film asli melengkapinya: A Whisker Away dan Bubble. Nilai rata-rata rak ini 7,81, dan lima filmnya bernilai 8,0 atau lebih.

Suka Parasite: film Korea

Parasite dari 2019 membuat seluruh dunia menoleh ke sinema Korea, dengan nilai 8,5 dan lebih dari 21 ribu penilai. Rak di belakangnya memperlihatkan bahwa film itu berdiri di atas tradisi yang panjang. Tujuh dari dua belas film di rak ini bernilai 8,0 atau lebih, jumlah terbanyak di antara semua rak.

Oldboy dari 2003 dan The Man from Nowhere dari 2010 mewakili sisi keras sinema Korea. A Taxi Driver dan 1987: When the Day Comes menghidupkan sejarah demokrasi negeri itu, dan keduanya bernilai 8,0. Hope dan Silenced adalah drama yang berangkat dari peristiwa nyata, dengan nilai 8,4 dan 8,2.

Untuk rasa yang lebih ringan tersedia My Sassy Girl, 20th Century Girl, dan komedi polisi Extreme Job. Tontonan besar diwakili Ashfall dan Space Sweepers. Nilai rata-rata rak ini 7,82, dan durasi rata-ratanya 126 menit.

Suka Dilan 1990: kisah cinta Indonesia

Dilan 1990 dari 2018 membawa jutaan penonton kembali ke Bandung masa lalu, ke masa surat, telepon umum, dan rayuan yang dihafal satu sekolah. Rak di belakangnya memuat sebelas kisah cinta Indonesia, dari cinta sekolah sampai cinta yang diuji jarak dan waktu.

Dua lanjutannya berdiri di rak ini: Dilan 1991 dan Milea: Suara dari Dilan. Di sampingnya ada dua film Rangga dan Cinta, dari 2002 dan 2016, pasangan yang mengajari satu generasi tentang puisi dan bandara. A Perfect Fit membawa kisah cinta ke Bali, dan Sore: Istri Dari Masa Depan dari 2025 membawanya menembus waktu.

Rak ini juga memuat 5 cm, kisah persahabatan dan cinta di lereng Semeru, Critical Eleven, Ayat-Ayat Cinta, Mariposa, dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, adaptasi roman Hamka yang memegang nilai tertinggi rak ini, 7,7, dan durasi terpanjang, 163 menit. Nilai rata-rata rak ini 6,93, dan Fajar Bustomi menyutradarai tiga filmnya.

Suka Cek Toko Sebelah: komedi Indonesia

Cek Toko Sebelah dari 2016 memperlihatkan bahwa komedi Indonesia paling lucu ketika berangkat dari keluarga. Kisah seorang ayah, dua anak, dan sebuah toko kelontong itu menjadi jangkar bagi rak komedi, tempat tawa dan haru sering datang dalam adegan yang sama.

Ernest Prakasa hadir tiga kali, lewat Cek Toko Sebelah, Cek Toko Sebelah 2, dan Susah Sinyal. Ngeri-Ngeri Sedap membawa komedi keluarga ke tepi Danau Toba, dan Home Sweet Loan dari 2024 memegang nilai tertinggi rak ini, 8,1, dengan kisah seorang pegawai yang ingin memiliki rumah sendiri.

Dari komedi kantor ada My Stupid Boss, dari komedi keluarga ada Sweet 20 dan Orang Kaya Baru, dan dari panggung komika ada Comic 8 dan Hangout. Trio Warkop hidup kembali dalam film dari 2016, dan The Big 4 mencampur tawa dengan baku tembak. Nilai rata-rata rak ini 7,31, tertinggi di antara empat rak Indonesia, dan durasi rata-ratanya 109 menit.

Suka Laskar Pelangi: drama Indonesia

Laskar Pelangi dari 2008 adalah film yang ditonton bersama satu keluarga, satu kelas, bahkan satu sekolah. Kisah sepuluh anak Belitung dan guru mereka itu menjadi jangkar bagi rak drama Indonesia: film tentang tumbuh, keluarga, dan orang-orang yang membentuk negeri.

Rak ini adalah rak Riri Riza. Enam dari dua belas filmnya ia sutradarai: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Petualangan Sherina dari tahun 2000, Gie, Bebas, dan Sokola Rimba. Dua film berbagi nilai tertinggi, 8,0: Bebas dan Keluarga Cemara.

Keluarga masa kini hadir lewat Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, Dua Garis Biru, dan Sabtu Bersama Bapak. Sejarah hadir lewat Bumi Manusia dan Kartini, dua film Hanung Bramantyo. Nilai rata-rata rak ini 7,24, dan durasi rata-ratanya 120 menit. Bumi Manusia, dengan 181 menit, adalah film Indonesia terpanjang di SukaMovie.

Suka The Raid: laga Indonesia

Film yang dikenal dunia sebagai The Raid berjudul asli Serbuan Maut, dan SukaMovie menampilkan film Indonesia dengan judul aslinya. Film Gareth Evans dari 2012 itu, tentang satu regu polisi dan satu gedung, mengubah cara dunia memandang film laga Indonesia. Lebih dari empat ribu penonton menilainya, terbanyak di antara semua film Indonesia di katalog.

Gareth Evans hadir tiga kali di rak ini, lewat Serbuan Maut, The Raid 2: Berandal, dan Merantau, film yang memperkenalkan Iko Uwais. Timo Tjahjanto menyumbang The Night Comes For Us dan The Shadow Strays, dan Kimo Stamboel menyumbang Headshot.

Rak ini juga memuat jagat pahlawan super Indonesia, lewat Gundala, Sri Asih, dan Satria Dewa: Gatotkaca, serta dunia silat lewat Pendekar Tongkat Emas dan Wiro Sableng. 13 Bom di Jakarta membawa laga ke jalanan ibu kota. Nilai rata-rata rak ini 6,76, dan The Raid 2: Berandal memegang nilai tertinggi, 7,6.

Sembilan rak film Barat

Sembilan rak pertama memuat 108 film, dan daftar Film Barat mengumpulkannya. Nilai rata-ratanya 7,54, dan dua puluh lima filmnya bernilai 8,0 atau lebih. Durasi rata-ratanya 131 menit, terpanjang di antara ketiga kelompok. Rentang tahunnya dari 1939 sampai 2023.

Kesembilan rak itu disusun dari perasaan ke tontonan: cinta, lagu, kejahatan, laga, petualangan, pahlawan super, fiksi ilmiah, fantasi, dan animasi. Seratus enam filmnya berbahasa Inggris. Dua film berbahasa lain masuk karena rasanya cocok dengan raknya: Ballerina dari Korea di rak John Wick dan The Fifth Element dari Prancis di rak Interstellar. Uraiannya ada di Panduan film Barat.

Dua rak Jepang dan Korea

Rak Spirited Away dan rak Parasite memuat 24 film, dan daftar Jepang dan Korea mengumpulkannya. Kelompok ini adalah yang paling tinggi nilainya di SukaMovie: rata-rata 7,81, dengan dua belas dari dua puluh empat film bernilai 8,0 atau lebih. Separuh kelompok ini adalah animasi, dan separuhnya film dengan pemeran.

Durasi rata-ratanya 118 menit, dan rentang tahunnya dari My Neighbor Totoro tahun 1988 sampai tiga film dari 2023. Bagi penonton Indonesia, kedua rak ini terasa dekat: anime sudah ditonton sejak masa televisi Minggu pagi, dan film Korea mengikuti gelombang drama yang mengisi layar ponsel. Uraiannya ada di Panduan Jepang dan Korea.

Empat rak film Indonesia

Empat rak terakhir memuat 48 film Indonesia, dan daftar Film Indonesia mengumpulkannya. Keempatnya memperlihatkan empat wajah: cinta, komedi, drama, dan laga. Nilai rata-ratanya 7,06, durasi rata-ratanya 120 menit, dan rentang tahunnya dari Petualangan Sherina tahun 2000 sampai Sore: Istri Dari Masa Depan tahun 2025.

Tiga film Indonesia bernilai 8,0 atau lebih: Home Sweet Loan, Keluarga Cemara, dan Bebas. Jumlah penilai film Indonesia di TMDB masih kecil dibandingkan film Hollywood, karena basis data itu lebih banyak dipakai penonton luar negeri; hanya rak The Raid, yang filmnya dikenal dunia, mengumpulkan ribuan penilaian. Uraiannya ada di Panduan film Indonesia.

Lima belas film jangkar

Kelima belas film jangkar dikumpulkan dalam satu daftar, dan daftar itu adalah ringkasan seluruh SukaMovie. Sembilan film berbahasa Inggris, empat berbahasa Indonesia, satu berbahasa Jepang, dan satu berbahasa Korea. Dua di antaranya film animasi. Nilai rata-ratanya 7,96, dan tujuh filmnya bernilai 8,0 atau lebih.

Jangkar tertua adalah The Godfather dari 1972, dan yang termuda adalah Parasite dari 2019. Jangkar dengan penilai terbanyak adalah Interstellar, disusul The Avengers; keduanya dinilai lebih dari empat puluh ribu penonton. Jangkar terpanjang adalah Titanic, dengan 194 menit, dan yang terpendek adalah Toy Story, dengan 81 menit.

Menonton kelima belas jangkar memerlukan 1.963 menit, kurang dari tiga puluh tiga jam. Bagi penonton yang ingin mengenal semua jenis film populer dalam waktu singkat, daftar ini adalah kursus kilat: lima belas malam, lima belas rasa.

Nilai delapan ke atas

Empat puluh film di SukaMovie bernilai 8,0 atau lebih, dan daftar Nilai delapan ke atas mengumpulkannya dari semua rak. The Godfather memimpin dengan 8,7, disusul The Godfather Part II dengan 8,6. Lima film berbagi nilai 8,5: Spirited Away, The Return of the King, Interstellar, Parasite, dan kisah dua remaja yang bertukar tubuh karya Makoto Shinkai.

Rak Parasite menyumbang tujuh film, rak The Godfather enam, dan rak Spirited Away lima. Dua puluh lima film dalam daftar ini berbahasa Inggris, tujuh berbahasa Korea, lima berbahasa Jepang, dan tiga berbahasa Indonesia. Sembilan di antaranya film animasi. Nilai rata-rata daftar ini 8,22, dan durasi rata-ratanya 130 menit.

Tiga rak berdiri di luar daftar ini: rak La La Land, rak Dilan 1990, dan rak The Raid. Hal itu wajar. Musikal, kisah cinta remaja, dan film laga jarang dikejar karena nilainya; ketiganya ditonton karena rasa senangnya, dan untuk itulah rak suka disusun.

Sutradara yang sering muncul

Beberapa nama muncul berulang di rak-rak SukaMovie. Riri Riza memimpin dengan tujuh film: enam di rak Laskar Pelangi dan satu di rak Dilan 1990. Steven Spielberg menyutradarai lima film, semuanya di rak Jurassic Park. Peter Jackson dan Hanung Bramantyo masing-masing empat film.

Delapan sutradara masing-masing menyumbang tiga film: James Cameron, Brad Bird, Hayao Miyazaki, Gareth Evans, Timo Tjahjanto, Fajar Bustomi, Ernest Prakasa, dan Angga Dwimas Sasongko. Sebagian setia pada satu rak, seperti Miyazaki di rak Spirited Away. Sebagian melintasi rak: Cameron berdiri di rak Titanic dan rak Interstellar, Brad Bird di rak Toy Story dan rak John Wick, dan Timo Tjahjanto di rak The Raid dan rak Cek Toko Sebelah.

Bagi penonton, nama sutradara adalah jalan pintas kedua sesudah film jangkar. Bila Anda menyukai satu film di sebuah rak, carilah film lain dari sutradara yang sama; kotak pencarian SukaMovie mengenali nama sutradara.

Dari rak ke rak

Selera jarang berhenti di satu rak, dan beberapa film berfungsi sebagai jembatan. Penyuka rak Titanic yang ingin mencoba film Indonesia dapat menyeberang lewat Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, kisah cinta dan kapal dari rak Dilan 1990. Penyuka rak The Avengers dapat menyeberang ke rak The Raid lewat Gundala dan Sri Asih, dua pahlawan super dari negeri sendiri.

Penyuka rak John Wick akan merasa di rumah di rak The Raid, dan The Man from Nowhere di rak Parasite adalah saudara dekat keduanya. Penyuka rak Toy Story dapat melangkah ke rak Spirited Away lewat My Neighbor Totoro, film yang ramah bagi anak paling kecil. Penyuka rak La La Land dapat menyeberang ke rak Cek Toko Sebelah, tempat tawa dan haru bercampur dengan takaran serupa.

Peta jembatan itu diuraikan di Dari rak ke rak. Cara lain adalah mengikuti dua suka sekaligus: penyuka Harry Potter dan Interstellar, misalnya, hampir pasti menikmati Dune, dan penyuka The Godfather dan Parasite hampir pasti menikmati Oldboy.

Durasi tiap rak

Durasi rata-rata memperlihatkan watak tiap rak. Rak Harry Potter adalah yang terpanjang, dengan 152 menit, disusul rak Interstellar dengan 140 menit, lalu rak The Godfather dan rak The Avengers dengan 139 menit. Dunia yang besar memerlukan waktu yang panjang.

Rak Toy Story adalah yang teringkas, dengan 101 menit, disusul rak Cek Toko Sebelah dengan 109 menit dan rak Spirited Away dengan 110 menit. Animasi dan komedi tahu kapan harus berhenti. Rak-rak lain berkumpul di antara 120 dan 135 menit, ukuran film malam minggu pada umumnya.

Bila waktu Anda sempit, mulailah dari tiga rak teringkas itu. Bila Anda menyiapkan maraton akhir pekan, rak Harry Potter menyediakan 1.825 menit tontonan, lebih dari tiga puluh jam di dunia sihir dan Dunia Tengah.

Rak suka dari dekade ke dekade

Seratus delapan puluh film itu terentang sepanjang 86 tahun. Dua film datang dari masa sebelum 1950, keduanya di rak Titanic. Dekade 1960-an menyumbang dua musikal di rak La La Land. Dekade 1970-an menyumbang enam film, 1980-an lima, dan 1990-an tiga belas, termasuk tiga film jangkar: Jurassic Park, Toy Story, dan Titanic.

Sesudah itu jumlahnya melonjak: 42 film dari 2000-an, 82 film dari 2010-an, dan 28 film dari 2020-an. Hampir separuh katalog berasal dari dekade 2010-an, masa ketika jagat pahlawan super, kebangkitan film Indonesia, dan gelombang Korea berjalan bersamaan.

Wajah yang sering muncul

Selain sutradara, wajah pemeran adalah petunjuk selera yang kuat. Bila dihitung dari empat nama pertama di daftar pemeran tiap film, Robert Downey Jr. adalah yang paling sering muncul di SukaMovie: enam film, lima di rak The Avengers dan satu di rak The Godfather, sebagai Sherlock Holmes.

Tiga pemeran muncul lima kali. Emma Watson hadir di empat film Harry Potter dan di Beauty and the Beast, semuanya di rak Harry Potter. Iko Uwais hadir di lima film rak The Raid. Reza Rahadian adalah pemeran yang paling sering berpindah rak: lima film di tiga rak, dari Sri Asih dan Pendekar Tongkat Emas di rak The Raid sampai My Stupid Boss di rak Cek Toko Sebelah serta dua kisah cinta di rak Dilan 1990.

Harrison Ford berdiri di dua rak dengan dua peran legendaris: Han Solo di rak Interstellar dan Indiana Jones di rak Jurassic Park. Nicholas Saputra, Iqbaal Ramadhan, Adinia Wirasti, dan Abimana Aryasatya masing-masing muncul empat kali, dan masing-masing melintasi sedikitnya dua rak. Wajah yang sama di rak yang berbeda adalah jembatan paling alami bagi penonton: Anda datang demi pemerannya, lalu tinggal demi jenis ceritanya.

Rak paling ramai

Bila jumlah penilai kedua belas film dijumlahkan, rak The Avengers adalah yang paling ramai, dengan lebih dari 326 ribu penilaian. Rak Harry Potter menyusul dengan lebih dari 263 ribu, lalu rak Interstellar dengan lebih dari 242 ribu dan rak Toy Story dengan lebih dari 235 ribu. Empat rak itu memuat tontonan yang ditonton seluruh dunia pada minggu yang sama.

Di tengah berdiri rak The Godfather, rak Jurassic Park, dan rak John Wick, masing-masing dengan lebih dari 140 ribu penilaian. Rak Titanic dan rak La La Land lebih tenang, dengan 87 ribu dan 73 ribu, karena banyak filmnya berasal dari masa sebelum penonton menilai film lewat internet.

Rak Spirited Away mengumpulkan lebih dari 53 ribu penilaian dan rak Parasite lebih dari 40 ribu. Di kelompok Indonesia, rak The Raid memimpin jauh dengan lebih dari sembilan ribu, sedangkan tiga rak lain masing-masing mengumpulkan beberapa ratus. Angka kecil itu mencerminkan pemakai TMDB, dan film-film tersebut ditonton jutaan orang di bioskop Indonesia.

Tahun-tahun yang ramai

Dua tahun berbagi tempat teratas di SukaMovie: 2016 dan 2017, masing-masing dengan lima belas film. Tahun 2016 melahirkan dua jangkar, La La Land dan Cek Toko Sebelah, dan 2017 adalah tahun Coco, Logan, dan A Taxi Driver. Tahun 2019 menyusul dengan empat belas film, termasuk Parasite, Joker, dan Keluarga Cemara.

Tahun 2022 menyumbang sebelas film dan 2018 sembilan film. Bila Anda ingin tahu apa yang ditonton orang pada satu tahun tertentu, ketik tahun itu di kotak pencarian; hasilnya memperlihatkan film dari berbagai rak yang lahir berdekatan.

Film kedua di tiap rak

Sebagian besar pengunjung sudah menonton film jangkar. Pertanyaan yang lebih berguna adalah: sesudah itu, film mana dulu? Berikut saran redaksi untuk film kedua di tiap rak, yaitu film yang paling dekat rasanya dengan jangkarnya.

Sesudah Titanic, tontonlah Casablanca: perpisahan paling terkenal dalam sejarah film. Sesudah La La Land, tontonlah Sing Street, kisah remaja Dublin yang membentuk grup musik demi seorang gadis. Sesudah The Godfather, lanjutkan langsung ke The Godfather Part II. Sesudah John Wick, tontonlah Mad Max: Fury Road, dua jam kejar-kejaran di gurun. Sesudah Jurassic Park, tontonlah Indiana Jones and the Last Crusade.

Sesudah The Avengers, tontonlah Iron Man, tempat semuanya bermula. Sesudah Interstellar, tontonlah Dune. Sesudah film pertama Harry Potter, cobalah The Fellowship of the Ring, awal perjalanan lain yang sama besarnya. Sesudah Toy Story, tontonlah Inside Out. Sesudah Spirited Away, tontonlah My Neighbor Totoro, dan sesudah Parasite, tontonlah Oldboy.

Di rak Indonesia, sesudah Dilan 1990 tontonlah kisah Rangga dan Cinta dari 2002, kakak kandung semua kisah cinta sekolah. Sesudah Cek Toko Sebelah, tontonlah Ngeri-Ngeri Sedap. Sesudah Laskar Pelangi, lanjutkan ke Sang Pemimpi, kelanjutan ceritanya. Sesudah Serbuan Maut, tontonlah The Raid 2: Berandal, yang membawa laga keluar dari gedung ke seluruh kota.

Tiga kebiasaan penonton SukaMovie

Dari cara rak disusun, ada tiga kebiasaan yang membuat panduan ini paling berguna. Kebiasaan pertama: mulai dari yang sudah disukai. Lima menit di rak yang tepat lebih berharga daripada satu jam menggulir daftar yang acak.

Kebiasaan kedua: baca sinopsis sebelum melihat nilai. Nilai memberi tahu pendapat orang banyak, sedangkan sinopsis memberi tahu apakah cerita itu untuk Anda malam ini. Rak La La Land dan rak The Raid memuat banyak film bernilai tujuh yang sangat enak ditonton ulang.

Kebiasaan ketiga: simpan sebelum lupa. Begitu sebuah sinopsis menarik hati, tekan Daftar Saya. Pada akhir bulan, daftar itu memperlihatkan rak yang paling sering Anda datangi, dan dari sana Anda tahu jawaban paling jujur atas pertanyaan di nama situs ini: Anda suka film apa.

Mengapa film ini berdiri di rak itu

Beberapa film dapat masuk ke dua rak, dan redaksi harus memilih satu. Keputusan itu memperlihatkan cara SukaMovie membaca rasa sebuah film. Joker berasal dari dunia komik, tetapi berdiri di rak The Godfather, karena rasanya adalah drama kejahatan kota yang muram. Sebaliknya, Logan dan Deadpool tetap berdiri di rak The Avengers, karena keduanya paling nikmat ditonton oleh penyuka pahlawan super.

Spider-Man: Into the Spider-Verse berdiri di rak Toy Story, karena kekuatannya ada pada animasinya. Star Wars berdiri di rak Interstellar, bersama film lain yang membawa penonton ke luar angkasa. Gladiator berdiri di rak John Wick, karena di balik baju zirahnya ia adalah kisah balas dendam seorang petarung. Aladdin dan Maleficent berdiri di rak Harry Potter, karena sihir adalah mesin ceritanya.

Di rak Indonesia, Gundala dan Sri Asih berdiri di rak The Raid, karena laga adalah bahasa utamanya. Bumi Manusia berdiri di rak Laskar Pelangi walau memuat kisah cinta, karena yang paling membekas darinya adalah potret sebuah zaman. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck berdiri di rak Dilan 1990, karena cinta adalah pusatnya dari awal sampai akhir. Bila Anda membaca sebuah film dengan cara lain, itu wajar; halaman judul selalu menyediakan sinopsis untuk menimbang sendiri.

Satu pekan di SukaMovie

Rak suka juga dapat dipakai untuk menyusun satu pekan tontonan. Senin, saat tenaga masih penuh, pilihlah rak Interstellar. Selasa, rak Cek Toko Sebelah untuk tawa di tengah pekan. Rabu, rak Parasite. Kamis, rak Laskar Pelangi. Jumat malam, rak The Avengers atau rak The Raid, karena akhir pekan dimulai dengan sorak.

Sabtu adalah malam terpanjang, cocok untuk rak Harry Potter atau rak The Godfather. Minggu sore, rak Toy Story atau rak Spirited Away menutup pekan bersama keluarga. Tujuh hari itu melewati sepuluh rak dan ketiga kelompok, dan pekan berikutnya dapat diisi lima rak sisanya: Titanic, La La Land, John Wick, Jurassic Park, dan Dilan 1990.

Nama dan tampilan SukaMovie

Logo SukaMovie adalah sebuah hati kuning dengan tanda putar di tengahnya: suka dan film dalam satu gambar. Warna situs ini mengikuti dua warna itu. Biru dipakai untuk bilah atas, tautan, dan sembilan rak film Barat. Kuning dipakai untuk garis di bawah bilah dan untuk empat rak film Indonesia, dan merah menandai dua rak Jepang dan Korea.

Latar abu-abu terang dan kartu putih membuat gambar film menonjol, dan huruf yang sederhana menjaga teks tetap mudah dibaca di ponsel. Di seluruh situs, satu hal selalu berada di tempat yang sama: nama rak suka di tiap kartu. Dengan begitu, di halaman mana pun Anda berada, jawaban atas pertanyaan suka film apa selalu terlihat.

Untuk penonton muda

Penonton muda sering memulai dari rak Toy Story dan rak Harry Potter, lalu tumbuh bersama raknya. Sesudah Toy Story datang Spirited Away; sesudah Harry Potter datang The Lord of the Rings; sesudah Petualangan Sherina datang Laskar Pelangi. SukaMovie menempatkan film-film itu berdekatan agar langkah berikutnya selalu terlihat.

Orang tua dapat membaca sinopsis di halaman judul lebih dulu, lalu memeriksa batas usia di layanan resmi yang dibuka tombol Tonton sekarang. Beberapa rak, seperti rak The Godfather, rak Parasite, dan rak The Raid, memang disusun untuk penonton dewasa.

Menonton ulang film yang disukai

Rak suka juga mengundang Anda kembali ke film jangkar itu sendiri. Film yang disukai jarang selesai dalam satu kali tonton. Titanic terasa berbeda ketika ditonton pada usia yang lain, Laskar Pelangi terasa berbeda sesudah Anda sendiri menjadi orang tua, dan Interstellar terasa berbeda sesudah menonton film-film lain di raknya.

Karena itu redaksi menyarankan satu putaran sederhana: tonton film jangkar, tonton tiga atau empat film di raknya, lalu kembali ke film jangkar. Pada putaran kedua, Anda akan melihat hal yang dipinjam film itu dari pendahulunya dan hal yang kemudian ditiru penerusnya. Rak The Godfather dan rak Spirited Away paling kaya untuk cara menonton seperti ini, karena keduanya memuat film dari beberapa dekade.

Putaran itu juga cara yang baik untuk memperkenalkan film kesayangan kepada orang lain. Ajak teman menonton jangkar Anda, lalu biarkan ia memilih film berikutnya dari rak yang sama. Percakapan sesudah film, tentang mana yang lebih disukai dan mengapa, adalah bagian terbaik dari menonton, dan dari percakapan seperti itulah SukaMovie berangkat.

Memakai SukaMovie seperti bertanya kepada teman

Cara terbaik memakai SukaMovie adalah memperlakukannya seperti teman yang hafal film. Sebutkan satu film yang Anda sukai, lalu lihat apa yang ia sodorkan. Bila film itu termasuk lima belas jangkar, raknya langsung terbuka. Bila film itu berada di tengah sebuah rak, halaman judulnya menampilkan nama raknya, dan sebelas film lain di rak yang sama menjadi saran berikutnya.

Teman yang baik juga bertanya tentang suasana. Sedang ingin tertawa? Rak Cek Toko Sebelah dan rak La La Land menunggu. Sedang ingin berpikir? Rak Interstellar dan rak The Godfather. Sedang ingin menangis sepuasnya? Rak Titanic dan rak Laskar Pelangi. Sedang ingin jantung berdebar? Rak John Wick dan rak The Raid.

Teman yang baik pun tahu kapan harus mengajak keluar dari kebiasaan. Karena itu tiap kunjungan sebaiknya ditutup dengan satu film dari rak yang jarang Anda buka. Selera tumbuh dengan cara itu: satu langkah kecil dari film yang sudah disukai ke film yang akan disukai.

Malam film berdua dan beramai-ramai

Memilih film untuk dua orang lebih sulit daripada untuk satu orang, dan rak suka membantu mencari titik temu. Mintalah tiap orang menyebut satu film jangkar. Bila keduanya menyebut rak yang sama, malam itu selesai. Bila berbeda, carilah film jembatan: Aladdin untuk penyuka Harry Potter dan La La Land, Logan untuk penyuka The Avengers dan John Wick, Crazy Rich Asians untuk penyuka Titanic dan komedi.

Untuk tontonan keluarga, rak Toy Story adalah pilihan pertama, disusul rak Harry Potter dan sebagian rak Spirited Away. Untuk tontonan bersama teman, rak The Avengers dan rak Cek Toko Sebelah hampir selalu berhasil, karena tawa dan sorak lebih enak dibagi. Setiap halaman judul memuat genre dan sinopsis lengkap, dan layanan resmi yang dibuka tombol Tonton sekarang memuat batas usia tiap film.

Kiat untuk dua selera yang berbeda diuraikan di Dua suka, satu film.

Kartu film dan halaman judul

Di beranda, tiap film tampil sebagai kartu bergaya blog: poster dengan nilai penonton di pojoknya, nama rak sukanya, judul dan tahun, genre dan durasi, lalu beberapa baris sinopsis. Nama rak di kartu itu adalah petunjuk tercepat: kartu bertanda Suka Parasite berarti film Korea, dan kartu bertanda Suka The Raid berarti laga Indonesia.

Menekan kartu membuka halaman judul, dengan sinopsis lengkap berbahasa Indonesia, daftar pemeran, sutradara, genre, durasi, tahun rilis, dan nilai penonton. Tombol Tonton sekarang dan tombol Daftar Saya berada di halaman yang sama. Uraiannya ada di Kartu film.

Pencarian di SukaMovie

Kotak pencarian berada di bilah biru di bagian atas setiap halaman. Ketik beberapa huruf judul, dan hasilnya muncul seketika. Pencarian juga mengenali nama pemeran, nama sutradara, dan tahun, sehingga mengetik Riri Riza menampilkan ketujuh filmnya dan mengetik 2019 menampilkan semua film dari tahun itu.

Halaman A–Z menampilkan seluruh 180 judul menurut abjad, dan menu Rak suka menampilkan kedua puluh daftar: lima belas rak, tiga daftar gabungan, daftar film jangkar, dan daftar nilai delapan ke atas. Film Indonesia dicari dengan judul aslinya; The Raid, misalnya, ditemukan sebagai Serbuan Maut. Kiat lengkapnya ada di Pencarian.

Tombol Tonton sekarang

SukaMovie adalah panduan film. Film diputar oleh layanan resmi pemegang haknya, dan tombol Tonton sekarang menghubungkan keduanya. Di halaman judul, pilih negara Anda, lalu tekan tombol itu. Halaman JustWatch untuk film tersebut terbuka di tab baru dan memperlihatkan layanan langganan, sewa, atau beli yang menyediakannya.

Ketersediaan berubah mengikuti kontrak layanan, dan film dari satu rak sering tersebar di beberapa layanan. JustWatch memperbarui datanya setiap hari, dan pilihan negara Anda diingat peramban. Rinciannya ada di Tonton sekarang.

Daftar Saya: rak suka pribadi

Tombol Daftar Saya di halaman judul menyimpan film ke daftar pribadi Anda, dan daftar itu dapat dibuka dari bilah atas. Di SukaMovie, Daftar Saya berfungsi sebagai rak suka keenam belas: rak yang jangkarnya adalah Anda sendiri. Tiap film di dalamnya tetap membawa nama rak asalnya, sehingga Anda dapat melihat rak mana yang paling sering Anda datangi.

Daftar itu disimpan oleh peramban di perangkat yang sedang Anda pakai, langsung siap dipakai, dan hanya terlihat oleh Anda. Di peramban atau perangkat lain, daftar dimulai dari kosong. Panduannya ada di Daftar Saya.

SukaMovie di ponsel

Di layar ponsel, papan lima belas rak tersusun menjadi dua kotak per baris, dan kartu film tampil satu per baris, dengan poster dan teks berdampingan. Bilah biru menyusut menjadi logo, tombol menu, dan pencarian. Nama rak di tiap kartu tetap terlihat jelas.

Halaman dimuat ringan: gambar diambil sesuai ukuran layar, dan gambar di bagian bawah halaman dimuat saat Anda menggulir ke arahnya. Langkah menambahkan SukaMovie ke layar utama ponsel ada di SukaMovie di ponsel.

Bahasa dan subtitle

Seluruh antarmuka SukaMovie berbahasa Indonesia, dan tiap film memiliki sinopsis berbahasa Indonesia. Film Indonesia ditampilkan dengan judul aslinya, dan film dari negara lain dengan judul internasionalnya. Nama rak selalu memakai judul yang paling dikenal penonton, seperti Suka The Raid.

Subtitle dan sulih suara disediakan oleh layanan resmi yang memutar film tersebut. Sebagian besar layanan besar menyediakan subtitle Indonesia untuk film Barat, anime, dan film Korea. Keterangannya ada di Bahasa dan subtitle.

Sumber data dan pembaruan

Poster, sinopsis, nilai, jumlah penilai, dan data produksi di SukaMovie berasal dari TMDB, basis data film yang disusun komunitas. SukaMovie memakai data itu dengan atribusi, dan produk ini berdiri sendiri di luar dukungan atau sertifikasi TMDB. Susunan rak, pilihan film jangkar, dan pilihan sebelas film sejenis adalah karya redaksi SukaMovie.

Nilai dan jumlah penilai terus bergerak, terutama untuk film baru dan film Indonesia. Redaksi memeriksa ulang angka itu secara berkala, dan angka di halaman ini mencerminkan catatan 13 Oktober 2026. Data ketersediaan berasal dari JustWatch.

Rute singkat untuk kunjungan pertama

Pertama, lihat papan lima belas rak dan temukan satu film yang sudah Anda sukai. Kedua, buka raknya dan baca kedua belas kartunya. Ketiga, pilih satu film yang baru bagi Anda dan baca sinopsisnya. Keempat, pilih negara Anda dan tekan Tonton sekarang. Kelima, simpan dua film lain dari rak itu ke Daftar Saya untuk malam berikutnya.

Pada kunjungan kedua, cobalah satu rak dari kelompok yang lain. Penonton yang selalu memilih film Barat dapat membuka rak Laskar Pelangi, dan penonton yang setia pada film Indonesia dapat membuka rak Parasite. Sesudah beberapa kunjungan, Daftar Saya akan memperlihatkan peta selera Anda sendiri.

Pertanyaan tentang SukaMovie

Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering diajukan pengunjung tentang rak suka.

Pertanyaan

Apa itu rak suka?

Rak suka adalah dua belas film sejenis yang dipimpin satu film terkenal. Rak Suka Titanic, misalnya, memuat Titanic dan sebelas kisah cinta besar lain.

Apa itu film jangkar?

Film jangkar adalah film terkenal yang memberi nama pada sebuah rak. SukaMovie memiliki lima belas film jangkar, dari Titanic sampai The Raid.

Siapa yang memilih sebelas film di tiap rak?

Redaksi SukaMovie memilihnya satu per satu, menurut kesamaan jenis cerita dan suasana. Urutan di dalam rak mengikuti jumlah penilai di TMDB.

Bisakah satu film berada di dua rak?

Setiap film berdiri di satu rak saja, sehingga 180 film terbagi rata ke lima belas rak.

Rak mana yang nilainya paling tinggi?

Rak Suka The Godfather, dengan rata-rata 7,89. Rak Suka Toy Story menyusul dengan 7,83 dan rak Suka Parasite dengan 7,82.

Berapa banyak film Indonesia di SukaMovie?

Empat puluh delapan film, di empat rak: Suka Dilan 1990, Suka Cek Toko Sebelah, Suka Laskar Pelangi, dan Suka The Raid.

Mengapa The Raid tampil sebagai Serbuan Maut?

Karena film Indonesia ditampilkan dengan judul aslinya. Nama raknya tetap memakai judul yang dikenal dunia.

Bagaimana cara menonton film dari SukaMovie?

Buka halaman judul, pilih negara Anda, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman JustWatch terbuka dan memperlihatkan layanan resmi yang menyediakannya.

Di mana Daftar Saya disimpan?

Di peramban pada perangkat Anda sendiri. Daftar itu langsung siap dipakai dan hanya terlihat oleh Anda.